Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Pemerintah Siapkan Rumah untuk Keluarga Korban Tragedi DPRD Makassar

Pemerintah Siapkan Rumah untuk Keluarga Korban Tragedi DPRD Makassar

banner 120x600
banner 468x60

Luwu Utara– Pemerintah pusat menunjukkan kepeduliannya terhadap korban aksi demonstrasi yang berujung anarkis di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), negara menyiapkan rumah layak huni untuk keluarga korban yang meninggal dunia serta pegawai pemerintah yang mengalami luka berat akibat insiden tersebut.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri, Akmal Malik, menyampaikan bahwa penyerahan rumah akan dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, bersama Menteri PKP, Maruarar Sirait, pada pekan depan. Lokasi rumah bantuan tersebut disiapkan di kawasan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar.

banner 325x300

“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah pusat. Pak Mendagri bersama Menteri PKP memberi perhatian khusus kepada keluarga korban tragedi di Makassar,” ujar Akmal usai mendampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau korban di rumah sakit.

Bantuan Nyata untuk Korban

Menurut Akmal, pemerintah menyiapkan empat hingga lima unit rumah yang difokuskan bagi keluarga korban meninggal dunia. Selain itu, satu unit rumah akan diberikan kepada petugas Satpol PP yang mengalami kondisi kritis saat bertugas mengamankan aksi demonstrasi.

“Ini merupakan komitmen negara yang diturunkan lintas kementerian. Tidak hanya Kemendagri dan PKP, tetapi juga Kementerian Sosial dilibatkan untuk menyalurkan bantuan lainnya,” tambah Akmal.

Ia menekankan bahwa rumah-rumah tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara agar keluarga korban tidak merasa ditinggalkan. Pemerintah pusat berharap langkah ini menjadi penguat solidaritas sekaligus meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Pemkot Makassar Lakukan Pendataan

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengapresiasi langkah pemerintah pusat. Ia menegaskan Pemkot akan memastikan pendataan dilakukan dengan cermat agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Pemkot Makassar akan memastikan kebutuhan keluarga korban terpenuhi. Dukungan dari pemerintah pusat ini harus tersalurkan secara efektif sesuai kondisi di lapangan,” tegas Munafri.

InfoPublik - Kemendagri: Pemerintah Siapkan Rumah untuk Korban Demo di Makassar

Baca Juga: Prakiraan Cuaca 6 September Hujan Ringan hingga Sedang Masih Ancam Sulsel

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh pemulihan sosial pasca-tragedi, termasuk menyiapkan layanan kesehatan, trauma healing, dan dukungan sosial bagi keluarga yang terdampak.

Tragedi Gedung DPRD Makassar

Sebelumnya, Makassar diguncang oleh peristiwa tragis pada Jumat, 29 Agustus 2025, ketika aksi demonstrasi mahasiswa berujung anarkis dan berakhir dengan pembakaran Gedung DPRD Makassar.

Dalam insiden tersebut, sejumlah pegawai Pemkot Makassar yang sedang bertugas di kantor DPRD menjadi korban. Tercatat tiga orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka berat.

Korban meninggal adalah:

  • Sarinawati (26), staf DPRD Makassar, ditemukan hangus terbakar.

  • Syaiful (43), kepala seksi di Kecamatan Ujung Tanah, meninggal di RS Grestelina akibat luka bakar.

  • Muh Basir alias Abay, staf DPRD Makassar, ditemukan meninggal di lokasi dengan kondisi terbakar parah.

Sementara itu, dua pegawai DPRD lainnya, Budi Haryati (30) dan Heriyanto (28), mengalami luka berat. Budi dirawat di RS Primaya dalam kondisi koma, sedangkan Heriyanto mengalami luka serius setelah melompat dari lantai empat gedung DPRD untuk menyelamatkan diri.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *