Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Jaga Harmoni Kemenag Luwu Utara Minta MUI Aktif Rangkul Semua Agama

Jaga Harmoni Kemenag Luwu Utara Minta MUI Aktif Rangkul Semua Agama

banner 120x600
banner 468x60

Luwu UtaraJaga Harmoni Semangat menjaga kerukunan antarumat beragama kembali digaungkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Luwu Utara. Dalam sebuah forum resmi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat, Kemenag menegaskan pentingnya peran ulama bukan hanya sebagai penuntun umat, tetapi juga menjaga toleransi di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

Pesan Kemenag: Toleransi Harus Dijaga Bersama

Kepala Kantor Kemenag Luwu Utara, dalam berbagai tekanannya bahwa keberagaman agama di Indonesia merupakan kekuatan, bukan kelemahan. Namun, kekuatan itu hanya dapat bertahan bila semua pihak aktif menjaga toleransi. “Kami mengingatkan MUI agar tetap menjadi garda terdepan dalam mengawali kerukunan umat. Jangan hanya fokus pada pembinaan internal umat Islam, tetapi juga aktif menjalin silaturahmi dengan tokoh agama lain,” ujarnya. Ia menambahkan, sikap saling menghormati dan menghargai keyakinan merupakan fondasi penting bagi pembangunan daerah. “Tanpa kerukunan, pembangunan akan terhambat. Maka toleransi bukan sekedar slogan, melainkan kebutuhan bersama.”

banner 325x300

Peran Strategis MUI

MUI, sebagai wadah ulama, dinilai memiliki pengaruh besar dalam membentuk cara umat memandang terhadap perbedaan. Fatwa, nasehat, hingga tausiah yang dikeluarkan MUI kerap menjadi rujukan masyarakat. Oleh karena itu, Kemenag berharap agar setiap sikap dan kebijakan MUI selalu mengedepankan moderasi beragama.“Ulama memiliki peran strategis dalam meredakan konflik, kesalahpahaman, menjadi sekaligus menerapkan dalam sikap bijak menghadapi perbedaan,” jelas perwakilan Kemenag.Kemenag Luwu Utara juga mengingatkan bahwa di era digital, isu intoleransi dan kebencian mudah disebarkan melalui media sosial. Hoaks dengan muatan SARA berpotensi merusak hubungan antarumat beragama jika tidak ditangani dengan cepat.

Dalam hal ini, MUI diharapkan aktif memberikan edukasi kepada umat agar lebih bijak dalam melindungi informasi. “Kita harus memperkuat literasi digital, agar umat tidak mudah terprovokasi oleh berita yang tidak benar,” tambahnya.

Jaga Harmoni Sosial, Menag Ingatkan ASN Kemenag Jadi Penyejuk di Tengah Ketegangan Bangsa - Klik Pendidikan

Baca Juga: DPRD Luwu Utara Desak Bupati Copot Kepala Puskesmas Baebunta

Dukungan dari MUI

Ketua MUI Luwu Utara menyambut baik arahan tersebut. Ia menegaskan bahwa menjaga toleransi antarumat beragama adalah bagian dari ajaran Islam itu sendiri. “Islam mengajarkan rahmatan lil ‘alamin, rahmat bagi seluruh alam. Artinya, kita wajib hidup damai berdampingan dengan siapa pun, tanpa memandang agama,” tegasnya.

MUI, lanjutnya, siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan kehidupan beragama yang harmonis. Program-program dakwah yang tekanan nilai toleransinya akan terus diperkuat. Selain menyasar tokoh agama, Kemenag juga menaruh perhatian pada generasi muda. Anak-anak muda dianggap rentan terpapar paham intoleran, terutama melalui jalur media sosial. Oleh karena itu, sinergi antara MUI, Kemenag, sekolah, dan organisasi kepemudaan sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai moderasi sejak dini.

“Generasi muda harus disiapkan menjadi duta toleransi. Mereka yang akan melanjutkan estafet bangsa ini, sehingga nilai keberagaman perlu ditanamkan sedini mungkin,” ujar pejabat Kemenag. Pesan Kemenag Luwu Utara agar MUI menjadi pengawal toleransi bukan sekedar formalitas, melainkan ajakan nyata untuk menjaga keharmonisan. Di tengah masyarakat multikultural seperti Indonesia, kerukunan antarumat beragama adalah modal utama menjaga keutuhan bangsa.

Dengan sinergi yang erat antara pemerintah, ulama, dan masyarakat, diharapkan Luwu Utara dapat menjadi contoh daerah yang damai, toleran, dan penuh semangat persaudaraan.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *