Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Bupati Luwu Utara Tawarkan Kopi, Kakao, dan Sawit ke Pengusaha Dubai

Bupati Luwu Utara Tawarkan Kopi, Kakao, dan Sawit ke Pengusaha Dubai

banner 120x600
banner 468x60

Luwu Utara– Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, terus berupaya membuka peluang investasi dan memperluas pasar ekspor bagi hasil pertanian unggulan dari daerahnya. Kali ini, ia membawa langsung tiga komoditas andalan kopi robusta dan arabika, kakao, serta kelapa sawit—ke hadapan para pengusaha asal Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Langkah ini dilakukan dalam ajang business meeting yang digelar secara santai di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat (17/10/2025). Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, serta Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla.

banner 325x300

Acara ini menjadi ajang strategis mempertemukan para kepala daerah di Indonesia dengan investor dan pengusaha dari Timur Tengah, khususnya Dubai, yang dikenal memiliki jaringan perdagangan internasional yang kuat di sektor pangan dan komoditas tropis.

Sampel Kopi Seko Diperkenalkan Langsung

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Andi Abdullah Rahim tak datang dengan tangan kosong. Ia membawa sampel kopi Seko, varietas khas Luwu Utara yang dikenal memiliki aroma kuat dan cita rasa khas pegunungan.

“Saya langsung memberikan sampel produk kopi Seko. Alhamdulillah, para pengusaha Dubai sangat antusias mencicipinya,” ujar Andi Abdullah.

Menurutnya, kopi asal Kecamatan Seko memiliki potensi besar untuk menembus pasar ekspor karena kualitasnya yang kompetitif dan telah diolah secara semi-modern oleh kelompok petani lokal.

Pertemuan bisnis tersebut juga dihadiri oleh Konsul Jenderal RI di Dubai, Denny Lesmana, yang memberikan paparan mengenai peluang pasar produk pertanian Indonesia di Uni Emirat Arab.

“Beliau memaparkan bahwa pasar untuk produk dari Indonesia di Dubai sangat terbuka. Ini peluang besar yang harus kita sambut,” ungkap Bupati Lutra.

Menurut Denny Lesmana, Dubai saat ini menjadi hub perdagangan global yang menyalurkan berbagai produk agrikultur ke kawasan Timur Tengah, Eropa, dan Afrika. Artinya, jika produk asal Indonesia berhasil menembus pasar Dubai, maka peluang ekspansi ke wilayah lain semakin terbuka lebar.

Hadapi Pemberlakuan EUDR, Prof. Dr. Ermanto: RI Tegaskan Komitmen Tata Kelola Sawit Lewat ISPO - katakabar.com

Baca Juga: Komisi I DPRD Luwu Utara Terima Kunjungan PGRI Bahas Strategi Peningkatan

Kinerja Ekspor Nasional Jadi Modal Optimisme

Data dari Kementerian Perdagangan RI memperkuat optimisme ini. Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa hingga Agustus 2025, tiga komoditas utama Indonesia—kakao, aluminium, dan kopi—menjadi penyumbang ekspor tertinggi.

Kakao dan olahannya mencatat lonjakan hingga 86,52 persen, aluminium naik 68,86 persen, dan kopi, teh, serta rempah-rempah meningkat 58,66 persen. Adapun negara tujuan utama ekspor komoditas ini adalah Tiongkok, Amerika Serikat, India, Swiss, Bangladesh, Brasil, Thailand, dan Mesir.

Melihat tren tersebut, Luwu Utara dengan kekayaan komoditasnya dinilai memiliki peluang besar untuk ikut menguatkan posisi Indonesia di pasar global.

Luwu Utara, Lumbung Kakao dan Sawit Sulawesi Selatan

Kabupaten Luwu Utara memang dikenal sebagai salah satu sentra kakao terbesar di Sulawesi Selatan. Berdasarkan data Dinas Pertanian Luwu Utara tahun 2023, luas kebun kakao di wilayah ini mencapai 28.159 hektar, disusul dengan kebun kelapa sawit seluas 28.234 hektar, serta kopi 1.604 hektar.

Produksi komoditas tersebut juga terbilang tinggi. Pada tahun 2022, tercatat:

  • Kelapa sawit: 439.068 ton

  • Kakao: 20.720 ton

  • Kopi: 1.899 ton

Angka ini menunjukkan bahwa sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Luwu Utara, sekaligus sumber daya potensial untuk ekspor nonmigas.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *